Langsung ke konten utama

Postingan

Membangun Game Edukasi "Petualangan Fisika Nusantara" dengan Lumi

⚛️ Petualangan Fisika Nusantara 🎮 Dari Ide Menjadi Karya: Membangun Game Edukasi dengan Lumi Oleh: Hasisba Isnayanto Sebagai guru fisika, saya selalu berusaha menghadirkan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi peserta didik. Melalui tugas modular, saya berkesempatan mengembangkan sebuah game edukasi menggunakan Lumi yang menggabungkan fisika, budaya Nusantara, dan unsur petualangan dalam satu pengalaman belajar yang menyenangkan. 👑 Memulai Sebuah Petualangan Halaman pembuka Petualangan Fisika Nusantara. Dalam game ini, peserta didik berperan sebagai Calon Pendekar Fisika Nusantara yang harus melewati berbagai padepokan untuk mempelajari konsep-konsep fisika dan menyelesaikan berbagai tantangan yang diberikan oleh para suhu. 🏛️ Fisika Ber...

Refleksi Mengikuti Program MODULAR 2026

Pemanfaatan Lumi for Education dalam Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Gaya Magnetik dan Hukum Coulomb Oleh: Hasisba Isnayanto Guru Fisika SMAN 10 Bulukumba Program MODULAR 2026 Artikel ini disusun berdasarkan pengalaman penulis sebagai peserta Program MODULAR (Membuat Konten Digital untuk Pembelajaran) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat SMA Kemendikdasmen dengan tema "SMA Berinovasi untuk Pembelajaran Digital Berkualitas" . Pendahuluan Transformasi digital telah mengubah cara guru merancang dan melaksanakan pembelajaran. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai desainer pengalaman belajar yang mampu menciptakan pembelajaran interaktif, m...

Panduan Pemilihan Mata Pelajaran Kelas XI SMAN 10 Bulukumba

Panduan Pemilihan Mata Pelajaran Kelas XI SMAN 10 Bulukumba Panduan Pemilihan Mata Pelajaran Kelas XI SMAN 10 Bulukumba Tahun Pelajaran 2026/2027 Pemilihan mata pelajaran di kelas XI merupakan langkah penting bagi peserta didik dalam menentukan arah pembelajaran, pengembangan potensi diri, serta persiapan menuju dunia perkuliahan dan karier di masa depan. Melalui sistem menu pilihan di SMAN 10 Bulukumba , peserta didik diberikan kesempatan untuk memilih kombinasi mata pelajaran sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, dan cita-cita masing-masing. Panduan ini disusun khusus untuk membantu peserta didik kelas X memahami setiap menu pilihan yang tersedia beserta prospek jurusan dan karier di masa depan. Tujuan Pemilihan Mata Pelajaran 🎯 ...

Memahami HTML5 untuk Membuat Virtual Laboratorium Fisika Sederhana

Memahami HTML5 untuk Membuat Virtual Laboratorium Fisika Sederhana Sumber: Dokumen Pribadi (Dihasilkan oleh AI) Pengantar Artikel ini disusun sebagai salah satu bentuk persiapan penulis dalam mengikuti program MODULAR (Membuat Konten Digital untuk Pembelajaran) bagi guru yang dalam waktu dekat akan diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Sebagai guru, perkembangan teknologi pembelajaran saat ini mendorong kita untuk terus belajar dan beradaptasi dengan berbagai media digital yang dapat mendukung proses pembelajaran di kelas. Salah satu teknologi yang menarik untuk dipelajari adalah HTML5, yaitu teknologi dasar yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif seperti simulasi, gim edukasi, hingga virtual laboratorium sederhana. Melalui artikel sederhana ini, penulis mencoba mendokumentasikan proses belajar awal dalam memahami HTML5, khususnya untuk membuat simulasi fisika sederhana berbasis web. Harapannya, tulisan in...

Rapat Penetapan Kelulusan SMAN 10 Bulukumba

Rapat Penetapan Kelulusan Peserta Didik Kelas XII SMA Negeri 10 Bulukumba Berlangsung Khidmat Gambar. Rapat Penetapan Kelulusan Peserta Didik SMAN 10 Bulukumba tahun 2026 SMA Negeri 10 Bulukumba melaksanakan rapat penetapan kelulusan peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 di ruang guru sekolah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 10 Bulukumba dan dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik serta tenaga kependidikan. Rapat berlangsung pada hari Senin 4 Mei 2026 dimulai pukul 09.00 hingga 10.15 WITA dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari proses akhir pendidikan peserta didik di jenjang SMA. Kegiatan dipandu oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Israk. Dalam rangkaian acara, Ketua Panitia Ujian Sekolah, Titin Andriani, menyampaikan laporan pelaksanaan Ujian Sekolah yang telah berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku. Selanjutnya, para wali kelas XII turut menyampaikan laporan perkembangan belajar,...

Guru Pemula Bisa Membuat Blog Profesional dengan AI

Guru Pemula Bisa Membuat Blog Profesional dengan AI Dulu saya mengira membuat blog profesional hanya bisa dilakukan oleh orang yang ahli komputer atau jago coding. Padahal blog saya sendiri sebenarnya sudah cukup lama dibuat, tetapi belum saya kelola secara serius. Namun sekarang, dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) , banyak hal menjadi lebih mudah dipelajari oleh guru pemula. Guru sekarang tidak harus menjadi ahli coding terlebih dahulu untuk memiliki blog yang menarik dan profesional. Belajar Sedikit Demi Sedikit Saat mulai belajar Blogger, saya juga awalnya bingung melihat kode-kode HTML. Tetapi ternyata kita tidak harus langsung memahami semuanya. Cukup belajar bagian kecil terlebih dahulu. Membuat Tulisan Tebal Untuk membuat tulisan tebal, kita bisa menggunakan kode berikut: <b>Tulisan Tebal</b> Hasilnya: Tulisan Tebal Membuat Tulisan Miring <i>Tulisan Miring</i> Hasil: Tulisan Miring M...

TRIK MENYUSUN KISI-KISI SOAL: METODE ABCD

  TRIK MENYUSUN KISI-KISI SOAL: METODE ABCD Indikator yang Baik = Jelas, Spesifik, Terukur, dan Sesuai Level Kognitif Sahabat Guru_Berguru,  Dalam penyusunan kisi-kisi soal, salah satu cara paling mudah untuk membuat indikator yang baik adalah menggunakan metode ABCD . Metode ini membantu guru menyusun indikator yang: lebih operasional, mudah diukur, dan selaras dengan soal yang dibuat. Apa Itu ABCD? Komponen Arti Pertanyaan Kunci A = Audience Siapa yang belajar? Siapa yang melakukan? B = Behavior Kemampuan yang diukur Apa yang harus dilakukan siswa? C = Condition Kondisi/stimulus Dalam kondisi seperti apa? D = Degree Tingkat keberhasilan Seberapa baik hasilnya? Penjelasan Tiap Komponen A — Audience Menunjukkan siapa pelakunya. Biasanya: peserta didik, siswa, murid. Contoh: Peserta didik dapat… B — Behavior Bagian paling penting dalam indikator. Berisi: kata kerja operasional, kemampuan yang diukur. ...

Menjaga Integritas Sekolah melalui Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan

 3.1.k. Aksi Nyata - Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan sebagai Pemimpin Sumber : Dokumen Pribadi Tujuan Pembelajaran Khusus : CGP dapat mempraktikkan proses pengambilan keputusan, paradigma, prinsip, dan pengujian keputusan di sekolah CGP Latar Belakang Kasus Nyata: Rahmat adalah siswa kelas XI.3 di SMAN 10 Bulukumba yang memiliki banyak prestasi, khususnya di bidang seni, yaitu menyanyi. Rahmat sering mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi antar sekolah dan berhasil meraih beberapa penghargaan. Ia juga aktif dalam kegiatan pramuka dan kerap meraih prestasi dalam lomba yang berhubungan dengan seni. Karena bakat dan prestasinya ini, Rahmat telah menjadi siswa andalan sekolah untuk perwakilan di berbagai kompetisi seni dan pramuka. Namun, banyak keluhan yang muncul dari para guru di kelasnya karena Rahmat sering absen dari pelajaran tatap muka. Meskipun hadir di sekolah, Rahmat lebih sering berada di luar kelas untuk latihan atau persiapan lomba. Beber...

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin

Pengambilan keputusan adalah salah satu kompetensi yang penting bagi seorang pemimpin, termasuk dalam dunia pendidikan. Sebagai seorang Guru Penggerak, kemampuan ini bukan hanya tentang memilih opsi terbaik, melainkan mempertimbangkan berbagai faktor moral, nilai kebajikan, dan kepentingan semua pihak yang terlibat. Modul 3.1 dalam program Guru Penggerak memberikan panduan praktis bagi pemimpin pendidikan untuk mengambil keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan. Berikut ini adalah rangkuman dan koneksi antar materi yang dapat memperkaya pemahaman tentang topik ini. Filosofi Ki Hajar Dewantara dan Pratap Triloka dalam Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara mengajarkan tiga prinsip kepemimpinan yang dikenal sebagai Pratap Triloka: Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi teladan), Ing Madyo Mangun Karso (di tengah membangkitkan semangat), dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberikan dorongan). Ketiga prinsip ini dapat menjadi pedoman dalam mengambil keputusan sebagai seorang pemimpin, di mana...

Materi Fisika: Kuat Medan Magnet-1

  Apa Itu Medan Magnet? Sebelum melangkah ke dalam pembahasan rumus medan magnet pada kawat melingkar dan lurus, mari kita bahas sejenak mengenai definisi dari medan magnet itu sendiri. Medan magnet  adalah daerah di sekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh gaya magnet. Gaya magnet ini sendiri seperti yang kalian ketahui ada 2 jenis, tarik-menarik dan tolak-menolak.  Materi kuat magnet bisa dilihat pada link berikut: https://www.canva.com/design/DAGTgiKeWEA/3AH-nmUKxTCl1ZG6ye_YGQ/edit?utm_content=DAGTgiKeWEA&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton

Koneksi Antar Materi Modul 2.3 Coaching untuk Supervisi Akademik

 Nama: Hasisba Isnayanto, S.Pd.,M.Si. CGP Angkatan 11 Kabupaten Bulukumba (SMAN 10 Bulukumba) Melalui Modul 2.3 tentang Coaching untuk Supervisi Akademik, saya telah mempelajari dan mendalami berbagai konsep serta prinsip terkait coaching yang berfokus pada pengembangan potensi guru atau coachee. Pembelajaran ini dimulai dengan memahami paradigma berpikir coaching, yaitu berfokus pada coachee, bersikap terbuka dan ingin tahu, memiliki kesadaran diri yang kuat, serta mampu melihat peluang baru dan masa depan. Prinsip coaching yang menekankan kemitraan, proses kreatif, dan memaksimalkan potensi menjadi landasan penting dalam supervisi akademik yang efektif. Salah satu pemahaman kunci yang saya dapatkan adalah kompetensi inti dalam coaching yang harus dimiliki oleh seorang guru penggerak, yaitu kehadiran penuh (presence), mendengarkan aktif, dan mengajukan pertanyaan berbobot. Selain itu, saya juga belajar tentang teknik mendengarkan dengan RASA (Receive, Appreciate, Summarize, Ask), ...

Koneksi Antar Materi Modul 2.1: Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid

  Koneksi Antar Materi Modul 2.1: Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Oleh: Hasisba Isnayanto Dalam dunia pendidikan, terutama dalam konteks pembelajaran modern, memenuhi kebutuhan belajar setiap murid menjadi suatu keharusan yang tak dapat diabaikan. Modul 2.1 pada Program Guru Penggerak menekankan pentingnya pendekatan yang holistik dalam memahami dan merespons kebutuhan belajar siswa.  Pendekatan ini tidak hanya bersandar pada strategi pembelajaran berdiferensiasi, tetapi juga sangat erat kaitannya dengan Filosofi Ki Hadjar Dewantara (KHD), Nilai dan Peran Guru Penggerak, penerapan Budaya Positif, serta komitmen berpihak kepada murid. Artikel ini akan mengulas bagaimana konsep-konsep ini saling berkaitan dan bersama-sama mendukung tercapainya pembelajaran yang efektif dan inklusif. Pembelajaran Berdiferensiasi: Konsep dan Penerapannya di Kelas Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang mengakui bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan, minat, dan kemam...